Selasa, 09 Juli 2013

VISION

>>>Visi.." Kata Albert Einstein "jauh lebih penting dari pengetahuan."

>>>Maka,mari kita belajar dari Rasulullah tentang bagaimana membuat visi yg hebat dlm kehidupan.

>>>Rasulullah,memang seorang yg tak kenal aksara. Tak mampu membaca & menulis. Namun beliau punya kecerdasan di atas rata-rata.

>>>Adalah Al Barra' ibn Azib yg berkisah tentang sulitnya kondisi Rasulullah bersama para sahabat saat penggalian Khandaq.

>>>"Saat penggalian parit" kata Al Barra' "di bbrapa tempat kami terhalang oleh tanah yg sgt keras & tak bisa digali dgn cangkul."

>>>"Lantas kami melapor ke Rasulullah, beritakan hal itu. Beliau datang, mengambil cangkul dan bersabda,"bismillah". Kemudian.."

>>>"Beliau menghantam tanah keras itu dgn pukulan yg sangat keras hingga munculkan percikan api."

>>>"Lalu Rasulullah brsabda, "AllahuAkbar! Aku diberi kunci-kunci syam. Demi Allah,aku benar2 melihat istana2nya yg bercat merah!""

>>>Kemudian beliau memukul tanah keras lainnya,dan bersabda lagi, "AllahuAkbar! Aku diberi tanah Persia...""

>>> ""Demi Allah,aku dapat melihat istana-istana Mada'in yg berwarna putih dari tempat ini""

>>>Pukulan yg ketiga kalinya,beliau bersabda, "AllahuAkbar! Aku diberi kunci-kunci Yaman..""

>>> ""Demi Allah, dari sini aku bisa melihat pintu gerbang-pintu gerbang Shan'a"" sambung Rasulullah.

>>>Coba perhatikan rangkaian kalimat Rasulullah ; kunci Syam-Istana merah, tanah persia-istana Madain,kunci Yaman-gerbang Shan'a.

>>>Pertanyaannya sederhana : 1.apakah Rasulullah benar-benar telah mendapat kunci Syam,tanah Persia & kunci Yaman?

>>>Benarkah Rasulullah bisa melihat secara GHAIB Istana bercat merah di Syam, istana Madain Persia & gerbang Shan'a Yaman?

>>>jika sy jwb; jwbn 1: TIDAK! Jangankan menguasai ketiga negeri itu. Saat itu kondisi Rasulullah & para sahabat sdg super sulit.

>>>Saat itu mereka menggali parit dlm kondisi yg sgt lapar. Saking laparnya,rasa nyerinya hingga ke ulu hati kata Anas bin Malik.

>>>Mereka makan gandum yg diberi minyak lalu dipanaskan yg hanya timbulkan panas di tenggorokan & bau!

>>>Kondisi umat Islam saat itu sdg dlm tekanan yg sangat..sangat..berat. Jadi jelas tak mungkin ketiga negeri itu sudah dikuasai.

>>>Jawaban ke-2; TIDAK! Rasulullah adalah manusia biasa yg tak punya kemampuan ghaib seperti itu. Meski sebenarnya mungkin saja.

>>>Tp sy berpikir,yg dilakukan Rasulullah ialah sbuah bentuk visualisasi. Sesuatu yg sebenarnya blm ada,tapi dibayangkan dgn jelas.

>>>Yg dilakukan Rasulullah ini mirip seperti yg dilakukan Thomas Alpha Edison saat menatap laboratoriumnya yg kebakaran hebat.

>>> "Lihat! Suatu saat dunia akan seterang itu!" Kata Edison pada istrinya sambil menunjuk kobaran api yg melahap laboratoriumnya.

>>>Edison membayangkan,suatu saat dunia akan terang benderang,berawal dari bola lampu yg diciptakannya. Dan,jadi kenyataan!

>>>Dan ketiga negeri yg disebutkan Rasulullah itu, bertahun setelah momentum perang Khandaq itu benar-benar dikuasai oleh Islam!

>>>Rasulullah, dgn sabdanya tadi, telah menularkan visinya kepada para sahabat. Suatu saat,KITA akan menguasai ketiga negeri itu!

>>> Sultan Muhammad Al Fatih pun rupanya mengikuti cara Rasulullah memvisualisasikan impiannya utk menaklukkan konstantinopel.

>>>Setiap pagi, Al Fatih mendaki puncak perbukitan di Bursa. Sambil memandang ke seberang laut Marmara. Ke arah Konstantinopel.

>>>Dari sana,Konstantinopel 'terlihat' jelas dalam pikirannya. Inilah visinya; Menaklukkan konstantinopel.

>>>Apakah Al Fatih benar-benar mampu melihat Konstantinopel dengan matanya? Tidak! Ia hanya memvisualisasikannya.

>>>Maka begitulah visi. Ia adalah penglihatan yg dikerjakan oleh pikiran. Matanya tak memandang yg diinginkannya.

>>>Pikirannya lah yg membuat matanya SEOLAH-OLAH melihat sesuatu yg menjadi impiannya.

>>>Di materi goal setting di training "Magic of NLP" 20Juli nanti, peserta berlatih bahasan ini. Memvisualisasikan visi hidupnya.

>>>Bila belum punya free preview & slide training "Magic of NLP" ? Sms email anda ke 0896-5620-4384/ 2A4D6ED0.

>>> Tak miliki visi hidup, bagaikan naik taksi tanpa tujuan jelas. Kita hanya akan berputar-putar tak tentu arah & habiskan bensin.

>>>Yg dilakukan Rasulullah SAW, Muhammad Al Fatih & Alpha Edison, ialah instalasi visi hidup ke pikirannya.

>>>Pikiran manusia sesungguhnya tak bisa bedakan mana yg imajinasi/ visualisasi & mana kenyataan.

>>>Pikiran manusia menerjemahkan apapun yg diimajinasikan itu selalu sebagai sesuatu yg telah terjadi.

>>> Persis saat kita bayangkan sebuah jeruk nipis yg sgt asam, lalu potonglah.lalu bayangkan air jeruk nipis itu menetes di mulut.

>>>Yg terjadi adalah, air liur kita akan berkumpul, seolah air jeruk nipis yg asam itu benar-benar masuk ke mulut kita.



>>>Visualisasi akan mmbuat sel-sel syaraf di otak mnjadi lebih solid. Sehingga,lebih mudah memberi komando pada tubuh utk bergerak.

>>>Saat komando dari pikiran ke anggota tubuh sangat jelas, lebih mudah pula tubuh mencapai perintah tersebut.

>>>Begitulah visi. Tak ada prestasi, penemuan, pencapaian besar di dunia ini yg terjadi tanpa visi yg sangat jelas dari pelakunya.

>>>Maka,bila blm punya visi hidup yg jelas. Mulai tentukan satu visi besar.Lalu lakukan sprti yg dilakukan orang-orang hebat tadi.

>>>Maksimalkan mengusahakannya, sambil pasrahkan apapun hasilnya pada Allah Yang Maha Berkehendak!

>>> -the end-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar