>>>Dari dulu,sebelum Ibrahim as diangkat menjadi Rasul,beliau telah beri keteladanan kejernihan aqidah yg luar biasa jernih..
>>>Dimulai dari pembentukan InternalBelief soal pencarian tuhan. Pertanyaan "Inikah tuhan?" pada benda-benda langit..
>>>Hingga pembantaian berhala-berhala yg dibuat oleh bapaknya. "Tuhan kok bisa dihancurkan!" Begitu pikirnya.
>>>Lalu, kemurkaan sang Namrud dengan membakar dirinya di api yg menyala-nyala. Kejernihan Aqidahnya bicara disana. Tak ada MentalBlock!
>>>Hingga berpuluh tahun kemudian, sejarah kembali menunjukkan kejernihan aqidah bapaknya para nabi itu.
>>>Baru sebentar beliau menikmati kebersamaan dengan bunda Hajar & Ismail yg baru saja didapatkannya setelah puluhan tahun menunggu..
>>>Rabbnya memerintahkan agar ia meninggalkan keluarganya di padang pasir yg panas menggila. Ya,meninggalkan mereka berdua!
>>>Normalnya,adalah sebuah kegilaan meninggalkan seorang wanita & seorang bayi di padang tandus nan ganas tanpa bekal apapun!
>>>Berdiam di padang pasir panas nan tandus,tanpa peneduh, tanpa air, merupakan cara efektif untuk menjemput kematian secara perlahan.
>>>Ibrahim berjalan meninggalkan mereka. "Kenapa kau meninggalkan kami?" Tanya Hajar beberapa kali. Tanpa jawaban sedikitpun dari Ibrahim.
>>>"Apakah ini perintah Allah?" Tanya Hajar akhirnya. Ibrahim mengangguk. Andai bukan jernihnya aqidah yg jd #InternalBelief nya,mustahil!
>>>Bila bukan kejernihan aqidah yg jadi landasannya, mustahil seorang bapak tega meninggalkan istri & anaknya di gurun ganas seperti itu.
>>>Sampai disini, aku ragu tak ada sedikitpun MentalBlock pada diri Ibrahim. Pasti ada meski secuil. Nabi juga manusia biasa.
>>>Anak bayi itu berpuluh tahun dinantikannya. Pasti begitu besar kecintaannya pada bayi itu. Kau yg punya anak,pasti bisa rasakan itu.
>>>Kau yg punya anak bayi yg sudah bertahun dinantikan kehadirannya, cobalah tinggalkan seminggu saja tanpa komunikasi apapun. Rasakan..
>>>Tapi begitulah Ibrahim 'alaihisalam, kecintaannya pada Rabbnya melebihi apapun di jagad raya. Melebihi kecintaannya pada anak istrinya.
>>>Meski bisa jadi tak mudah, beliau mampu mengelola segala #MentalBlock yg mendadak muncul di kepalanya. Segala pertanyaan logis..
>>>"Bagaimana mereka akan bertahan hidup?", "siapa yg memberi makan mereka?", "bagaimana jika ada hewan buas?" dan pertanyaan lainnya..
>>>Kejernihan aqidah beliau yg menjawab semua pertanyaan #MentalBlock itu. Jawabnya satu saja agaknya, "Allah yg jadi pelindungnya!"
>>>Bukankah telah selesai perkara, bila Allah sudah dijadikan satu-satunya pelindung dari segala macam ketakutan pada dunia?
>>>Tak ada sedikitpun keraguan dalam dirinya, bahwa Allah yang menjamin rezeki setiap hambaNYA. Apalagi, DIA sendiri yg memerintahkannya!
>>>Saya penasaran, sekeras apa usaha para syaitan meniupkan keraguan dalam #MindSet Ibrahim 'alaihissalam ?
>>>Syaitan,memang punya "default mission" menumbuh suburkan #MentalBlock akan kekuasaan Allah SWT. Berlaku pada manusia manapun!
>>>#MentalBlock berupa keraguan akan kemahabesaran, kemahaberkehendakan, kemahakayaan, kemahamuliaan Allah SWT.
>>>Syaitan tahu benar kedua tipe motivasi manusia itu; toward & away. Maka mereka fokus memunculkan ketakutan-ketakutan itu..
>>>Ketakutan akan tak dapat menikmati kesenangan-kesenangan, atau ketakutan untuk merasakan ketidaknyamanan. Mereka memanfaatkan ini.
>>>Dan Ibrahim 'alaihissalam,tentu memiliki motivasi ini. Tentu ingin sekali beliau berkumpul & bercengkrama bersama keluarganya..
>>>Dan tentu,takut sekali beliau bila keluarganya merasakan ketidaknyamanan, atau bahkan bahaya yg mengancam. Ini fitrah manusianya..
>>>Tapi #InternalBelief Ibrahim 'alaihissalam telah ter-install sempurna. Beliau begitu yakin bahwa Allah-lah sebaik-baik pembuat rencana.
>>>Begitu yakinnya Ibrahim 'alaihissalam, bahwa bila Allah memerintahkan meninggalkan keluarganya,maka DIA yg menjamin rezekinya!
>>>Bukan hanya Ibrahim yg menjadi pemerannya. Tapi juga Hajar. Setelah ditinggal Ibrahim, semua urusan Ismail ditanggung Hajar. Semua!
>>>#InternalBelief Rabbaniyah Hajar pun nampaknya sudah ter-install sempurna. Ia hanya bertanya, "apakah ini perintah Allah?"
>>>Saat Hajar tahu bahwa Allah yg memerintahkan suaminya meninggalkan mereka, ia dengar lalu ia taat. Sam'an wa tha'atan,
>>>Seperti suaminya, pasti syaitan pun berperan menumbuh suburkan #MentalBlock keraguan pada Allah di detik-detik awal berita itu.
>>>Tapi ia paham benar, mustahil Allah mengingkari janjiNYA. Bila Allah telah berjanji, itu pasti terjadi. Pasti ditepati.
>>>Ia paham benar, ia tak perlu memikirkan darimana rezeki dari Allah hadir. Yang perlu ia lakukan hanya berusaha menJEMPUTnya..
>>>Maka,berlari lah Hajar ke bukit Shafa..lalu ke bukit Marwa, kembali ke Shafa lagi, lalu ke Marwa lagi.. Begitu seterusnya..
>>>Hajar tahu dimana ia akan mendapatkan rezekinya? Tidak! Sama sekali tidak. Ia hanya berusaha. Ia melepaskan urusan hasilnya padaNYA.
>>>Dan benar..rezekinya ada di bawah kaki bayinya. Saat didapatinya kaki Ismail basah karena menjejak-jejak pasir gurun di bawahnya.
>>>Maka,berteriaklah Hajar sambil berseru.. "Ayo berkumpul..zam-zam.. Zam-zam!" Bayangkan, betapa girangnya Hajar saat itu!
>>>Betapa girangnya seorang ibu yg menemukan air saat bayinya menangis kehausan,padahal sebelumnya tak ada sedikitpun air yg bisa diminum.
>>>Hanya kejernihan aqidah yg membuat manusia-manusia mulia ini meyakini seyakin-yakinnya bahwa Allah lah sebaik-baik pelindung!
>>>Lalu Ismail menjawab spontan. " Ia menjawab: "wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu...""
>>>Maka Allah menjadikan momentum ini sebagai salah satu rukun haji/umrah agar jd pelajaran berharga bagi orang-orang yg beriman.
>>>Sejarah kembali mengabadikan kejernihan aqidah Ibrahim & anaknya Ismail. Saat Allah memerintahkan Ibrahim menyembelih Ismail..
>>>Perintah untuk menyembelih Ismail ini pun agaknya merupakan momentum pembentukan #MentalBlock bagi Ibrahim 'alaihissalam
>>>Entah,mungkin inilah perintah yg paling berat dari Allah untuk Ibrahim. Sekaligus agaknya paling sulit dicerna oleh akal sehat.
>>>Bagaimana mungkin Allah zhalim pada hambaNYA dengan memerintahkan seorang ayah memotong anaknya? Allah punya rencana apa?
>>>"Maka tatkala anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, Ibrahim berkata: "wahai anakku sesungguhnya aku bermimpi.."
>>>" ...bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu!"
>>>Lalu Ismail menjawab spontan. " Ia menjawab: "wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu...""
>>>"insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". As Shaffat 102
>>>Mungkin tak mudah bagi Ibrahim. Tapi begitulah kualitas keimanan beliau. Karena itu perintah Allah,semua #MentalBlock harus dibuang.
>>>Semua keraguan yg ada harus dibuang bila itu adalah perintah langsung dari Allah. Begitu Ibrahim 'alaihissalam mengajarkan.
>>>Dan kambing yg menggantikan posisi Ismail,membuktikan janji Allah. Bahwa tak pernah mungkin Allah SWT menzhalimi hambaNYA
>>>"Tak pernah mungkin Allah menghendaki sesuatu yg buruk bagi kita" <-- ini yg agaknya perlu menjadi #MindSet dalam diri kita.
>>>Keberhasilan Ibrahim 'alaihissalam dlm bersangka baik pada Allah itu langsung mendapat apresiasi dari Allah SWT di ayat selanjutnya..
>>>"Lalu kami panggil dia,"wahai Ibrahim!" "Sungguh engkau telah membenarkan mimpi itu. Sungguh demikianlah kami beri balasan.."
>>>"Kepada orang yg berbuat baik" "sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yg nyata" QS 37: 104-106
>>>Belum cukup sampai disitu. Allah memberi apresiasi lagi kepada Ibrahim atas jernihnya aqidah beliau,dgn janji mengabadikannya..
>>>"Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yg datang kemudian." 37:108
>>>Disambung lagi apresiasi itu dengan , "salaamun 'alaa ibraahiim.. keselamatan atas Ibrahim." 37:109
>>>"Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yg berbuat baik. Sungguh,dia termasuk hamba-hamba Kami yg beriman." 37: 110-111.
>>>Perhatikan bagaimana Allah bertubi-tubi memuji Ibrahim. Atas keyakinan beliau. Atas kemampuan beliau mengelola #MentalBlock nya.
>>>Ini #MindSet-->"Jika Allah menghendaki sesuatu, pasti itu adalah kebaikan bagi orang yang dikehendakinya. Kebaikan! Pasti! Pasti!"
>>>Maka kita bershalawat di setiap tasyahud shalat pada nabi Ibrahim 'alaihissalam. Kama barakta 'alaa ibraahiim wa 'ala alii ibrahiim.
>>>Maka, maha benar Allah dengan janjiNYA utk mengabadikan momentum Ibrahim 'alaihissalam ini. Milyaran orang beriman mengingatnya!
>>>Qurban menjadi agenda tahunan yg menjadi reminder kejernihan aqidah bapaknya para nabi ini. Jernihnya aqidah salah satu outcomenya!
>>>Bila ada yg miliki outcome qurban; berbagi pada dhuafa, menyembelih sifat hewan dlm diri, atau sekadar menjalankan syari'at, silakan..
>>>Alangkah baiknya,tambahkan satu lagi outcome-nya. Bahwa qurban, ialah salah satu cara menjernihkan aqidah yg diteladankan Ibrahim as.
>>>Sekilas,mungkin tak terlalu tampak. Apa hubungannya qurban dgn kejernihan aqidah? Bila hanya qurban mungkin tidak..
>>>Tapi coba jauhkan jangkauan pandangannya. Pakai helicopter view. Lihat ia sebagai rangkaian lengkap Iedul Adha. Nampaknya lebih jelas.
>>>Perhatikan semua ritual haji itu. Lalu sambungkan dengan sejarah Ismail, Hajar & tentu saja Ibrahim. Disana benang merahnya.
>>>3 hamba Allah yg mulia itu membuktikan kejernihan aqidahnya, "bila Allah yg perintahkan, maka jawabnya; sam'an wa tha'atan"
>>>Kenapa ada Sa'i & Jumrah yg menjadi rukun haji? Mengapa pula ada qurban? Bukankah itu janji Allah utk mengabadikan momentum itu?
>>>"Dan Kami abadikan untuk Ibrahim (pujian) di kalangan orang-orang yg datang kemudian." <-- Ini janji Allah itu!
>>>Kita bisa sebut, Iedul Adha ialah rangkaian proses penjernihan aqidah secara komprehensif. Komplit. Integrated.
>>>Di Iedul Adha,kita lepas lekatnya diri dari dunia. Meneladani #InternalBelief, #MindSet & cara 3 orang itu mengelola #MentalBlock nya.
>>>Cara Hajar, Ismail & Ibrahim mengelola #MentalBlock yg mampu menjauhkan mereka dari Tuhannya. Cara mereka gunakan #LogicalDecision nya.
>>>Oya, atas keberhasilan Ibrahim 'alaihissalam menunjukkan kejernihan aqidahnya, Allah berikan hadiah terindah satu lagi utk beliau..
>>>Allah berikan janin di rahim Sarah, istri pertama Ibrahim..yg selanjutnya dilahirkan dengan nama Ishak. Ya, nabi Ishak 'alaihissalam.
>>>"Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishak seorang nabi yang termasuk orang-orang yang shalih." QS 37: 112
>>>Semoga Allah karuniakan hidayah pada kita utk meneladani hamba-hamba Allah yg mulia itu. Selamat merenungi iedul adha ini..
>>>Mudah-mudahan Allah karuniakan untuk kita keluarga yg mengantarkan kita pada ridha-NYA. Istri, suami, anak-anak shalih/ah. Aamiin..
>>>Dicukupkan ya obrolan #Ied nya. Maafkan bila ada yg khilaf. Semoga berlimpah pahala nan barakah.
Human Expert || Productivity Coach || #TrainingBackpakeran || Redesign your mind body and soul with @60fatloss || In House Training:: 0853-513-50002/ 2A4D6ED0
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kisah. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 26 Oktober 2013
Selasa, 17 September 2013
Training Backpakeran Manglayang #TBM
>>>Oke,sy mau cerita TrainingBackpackeran kemarin. Kita kasi hestek #TBM, TrainingBackpackeran Manglayang.
>>>As I said sebelumnya, petualangan TrainingBackpackeran kali ini lebih amazing,lengkap dengan para pesertanya yg gokil!
>>>Petualangannya beda, treknya beda dari sebelumnya jadi sensasinya juga beda.
>>>Dari awal sy punya feeling, ini peserta#TrainingBackpackeran kayaknya nggak biasa..
>>>Dari awal, lika-likunya macem-macem. Mulai dari nggak dapet izin pendakian gunung gede, gak bisa survey dll.
>>>Karena gak bisa ke gn.gede, jd harus pindah gunung. Keluar nama Manglayang. Sy publish ke peserta. Disini anehnya.
>>>Saat sy katakan pindah gunung, gak ada seorangpun yg keberatan. Padahal sy ketakutan bakal ada yg mundur,protes, marah dll.
>>> Plong! Ini peserta sudah menunjukkan ke-emejing-annya, pikir sy.
>>>Itu kenapa, sy bilang tes ke-1 ttg flexibility, mereka lulus memuaskan! Outcomenya nampaknya sudah seragam.
>>>Di fase "preparing", sy publish peralatan yg perlu dibawa. Sunyi senyap. Tak ada heboh apapun. Sy deg-degan.
>>>H-6 sy publish kelompok & leadernya. Ada 2 kelompok. Kel-1 di lead oleh kang Danny, kel-2 di lead oleh bro Yossy.
>>>Yg bikin sy tercengang, mereka bergerak cepat sekali. Kordinasinya sigap. Mereka langsung kenalan, saling follow, dll.
>>>Disini antusiasme mereka diuji. Dan lagi-lagi lulus dgn mulus!
>>>Peserta training yg antusias itu jauh lebih penting dari apapun!
>>>Andai mereka tdk antusias, lalu ogah-ogahan..resiko perlengkapan gak komplit, kelaparan, lalu mati di gunung. *lebaynih*
>>>Sy hanya bilang begini, "ini acara KITA, silakan lakukan apapun yg membuat acara kita SERU!" Anda they made it!
>>>Jum'at 13Sept, jam10an. Sy bertemu : danny,yossy,niky,ramdani, di mjd.Pusdai Bdg.
>>>Dari situ kita bergerak ke mjd.Jenderal Sudirman. Senior saya dulu waktu masi jaman perjuangan dulu
>>>Di masjid ini ketemu Dody. kita shalat Jumat disini. Saya masih deg-degan disini. Ada 1 rahasia yg blm sy katakan ke peserta.
>>> Ini shalat jumat yg menakjubkan! Khutbah yg berbobot, persis keadaan yg akan kami hadapi saat ini.
>>>Mendengar khutbah ini,salah seorang peserta#TrainingBackpackeran meneteskan air mata. Sy tak terpicing sedikitpun.
>>> Khutbah itu tentang kePASRAHan pada Allah yg maha berkehendak atas segala sesuatu di jagad raya ini.
>>>Usai shalat jum'at, kita briefing. Berkenalan. Ketawa-ketiwi. Hingga sy sampaikan rahasia itu pada peserta.
>>>"Ada sesuatu yg bisa kita sebut masalah..bisa juga disebut tantangan" kata sy. "Keduanya punya konsekuensi feel yg beda"
>>>"Saya sudah ± 4kali naik gn.manglayang. Tapi, sayangnya sy gak pernah hafal jalannya!"
>>>"Kesimpulannya, kita gak ada penunjuk jalan menuju puncak Manglayang!!" Kata saya. Temen-temen peserta bengong.
>>> Ini sinting! Mau naik gunung,gak ada yg hafal jalan. Bukan mau saya. Teman yg hafal jalan mendadak gak bisa ikut.
>>>Semua teman yg pernah ke Manglayang, saat sy tanya, jawabnya seragam, "gak hafal treknya!"
>>>Satu jawaban dari kang Danny yg disepakati teman-teman lainnya, "selama itu membuat bertumbuh, kita jalan terus!"
>>>Plong! Semua sudah sepakat utk susah payah bareng-bareng. Let's rock & roll!
>>>Jam menunjukkan 13.30wib. Kami bergerak. Ada 1peserta yg dijemput di pinggir jalan cibiru; Agus.
>>>Menuju kaki Manglayang, teman-teman yg blm makan siang pada makan sop buntut di sebuah warung.
>>>Setelah shalat Asar kami bergerak ke gerbang Manglayang. Karena tak ada yg hafal jalan,kami coba bertanya ke petugas.
>>>Si petugas menggambarkan peta seadanya menuju puncak. Dengan garis titik-titik. Silang-silang utk jalan yg jangan diambil.
>>>Bismillah..kami bergerak naik dgn carrier penuh perbekalan. Rata-rata bawa beban 20an Kg.
>>>Beberapa kali kami balik arah krn ragu dgn jalan bercabang. Ada batu besar yg jadi tanda.Tapi entah yg mana. Ada banyak batu besar.
>>> Kami terus berjalan mendaki gunung, lewati lembah..tapi tak ada sungai yg mengalir indah. Apalagi samudera!
>>>Ada banyak "kambing liar" di sekitar manglayang. Sebutan temen-temen utk binatang yg selalu disebut saat orang saat memaki.
>>>Berkali-kali kami balik arah. Karena jalan bercabang yg kami temui tak sesuai peta. Akhirnya kami boykot itu peta!
>>>Mas Ramdani pakai GPS. Sy pakai kompas (kompas ini sebenarnya ga bisa juga pakenya,biar nampak serius aja.)
>>> Kami menyusuri punggung gunung. Tapi ada yg aneh. Jalannya kok seperti jarang dilalui orang.
>>>Manglayang itu gunung langganan anak-anak SMA di Bandung sebenarnya. Tapi kok treknya spt jarang dilalui orang?
>>>Sudah jam 17.30wib. Kami berdoa supaya matahari bisa lembur lebih malam, khusus hari ini. Aamiin..
>>>Tapi rupanya, matahari tetap terbenam. Sepertinya ada keperluan mendadak yg tak bisa dibatalkan demi kami. Kami sedih..
>>>Matahari pergi, kini gelap hadir. Niky mengeluarkan senter kepala. Dia paling depan. Maklum,dia hantu gunung. Kuncen gn.gede.
>>>Makin gelap, treknya malah makin edan! Sudut elevasinya ±80derajat. Naiknya sambil merangkak!
>>>Sudah ± 1,5jam kami naik. Sebenarnya normalnya 2jam itu harusnya sudah sampai puncak. Itu kalau berada di jalan yg benar.
>>>Tapi,krn kami gak tau ini jalan yg benar atau nggak, jadilah lebih lambat perjalanannya.
>>>Trek menanjak 80derajat ini betul-betul menguras tenaga. Lutut sejak tadi sudah pasang bendera putih. Nyerah.
>>> Ini lutut lemas karena jarang latihan saja. Maklum sudah beberapa tahun absen naik gunung.Stamina sebenarnya masih siap tempur.
>>>Terakhir kali saya makan hari kamis jam 12 malam. Jadi sudah 18jam sy belum bertemu makanan berat sejenis nasi dkk.
>>>Cuma gula merah& air putih saja yg masuk. Tubuh saya blm berikan sinyal lapar.
>>>Ternyata benar, tak makan = lemas itu cuma MITOS. Lapar & lemas itu murni cuma mindset yg mengatur metabolisme tubuh.
.>>> Dan sy memprogram pikiran sy utk bisa mendaki gunung tanpa makan selama 18jam. I made it!
>>>Cuma mau buktikan, kitalah penguasa pikiran kita. Kitalah yg mendobrak keyakinan-keyakinan yg merepotkan diri itu.
>>>Semua sudah sangat kerepotan dengan trek. Ranting-ranting yg diinjak sering bikin tergelincir. Minim penerangan.
>>>"Sebenarnya ga masalah jalan malam kalau kita hafal jalan. Tapi kalau gelap begini resiko juga.." Kata salah seorang.
>>>Akhirnya dengan senang hati kami menghentikan pendakian. Bikin tenda! Lutut saya kesenengan. Hureeeyy!
>>>Sebagian pasang tenda, sebagian bersihkan lapak biar rata. Sebagian bongkar perlengkapan masak.
>>>Setelah tenda tegak sempurna, kami pun shalat. Lalu masak..hmm..bukan kami sih. Cuma Agus doang ding sebenernya.
>>>Kami? Duduk santai lah! Konon chef profesional itu nggak mau diganggu kalau sedang masak. Mau sendiri aja. Ya sudah..
>>>Istri sy kebingungan waktu sy ceritakan si agus bisa masak nasi pulen di misting. Pake mentega. Enak pula.
>>>Jadilah itu candle light dinner kami yg romantis. Full moon pula. Bermenu chicken wing & telur rebus+saus cabe. Yummiee..
>>>Beres makan, sy tanya. "Mau materi atau mau tidur?", ternyata pilih materi, pake TAPI..yg ringan aja.
>>>Kita bahas metode diet yg lg meledak itu. Bahas dari sisi syariat & sisi mind technology. Banyak hal yg perlu dicermati.
>>>Hampir 3 jam diskusi malam itu. Dari 7org,menyusut jadi 6 jadi 5 dan berakhir dgn 4org. Terkapar semua.
>>>Paginya,seusai sarapan, ada kejutan. Sy dapat sms dari Budi. Peserta yg cancel ikut krn ada musibah di keluarganya.
>>>"Asslm Om Jendral, pa kabar di puncak Manglayang?eh,hr ini bro Yossy ultah lho. *ngasih tau doank,kali mau ngerjain. ekekek"
>>> Begitu bunyi smsnya. Iseng bgt. Sy langsung bikin skenario.Sy tarik Niky & kang Danny utk berkonspirasi hati..eh..itulah maksudnya.
>>>Skenarionya: Niky kehilangan handphone. Lalu Niky menuduh Yossy yg mengambil handphonenya. Sampai "panas". ˆ⌣ˆ
>>>Tapi sy pikir-pikir,kalau akting biasa gampang ketahuan. Jadi sengaja Niky di"utak-atik dikit", agar lebih meyakinkan aktingnya.
>>>"Bro..bangun..liat hape gw ngga?" Niky bangunin Yossy yg ketiduran. Nah dimulailah dramanya. Semua ikut bongkar2 nyari HP
>>>"Udahlah bro..ngaku aja..dimana hape gw.." Kata Niky. Yossy nampaknya mulai kepancing. "Buktiin aja,kalo emang gw yg ambil!"
>>> Di ending, semua nyalamin Yossy. "Met ultah bro.." Sambil ngakak-ngakak. Kena deh! Akting Niky mengagumkan!
>>>Materi sambil berjalan terus, sambil ngobrol. Semua sharing. Ada yg blm bisa move on ditinggal mantan segala..
>>>Tapi dia janji, 3bulan lagi mau ngasi undangan! :)
>>> Usai makan siang, persediaan air udah makin sekarat. Cuma sisa 2 botol kecil utk 7 orang. Jelas gak mungkin naik lagi.
>>>Akhirnya kita putuskan utk turun. Bye-bye puncak manglayang. Sambil nyeletuk "Gak ada yg punya ambisi ke puncak kan?"
>>>Kang Danny juga sepertinya perlu pulang cepat ke Jakarta karena anak beliau sedang tidak sehat.
>>>Turun sabtu sore ini sebenarnya plan B, jadi tetap by design. Outcomenya tetap terpenuhi. Training di Gn.Manglayang.
>>>Padahal kalau hafal jalan, ke puncak tinggal 1jam lagi maksimal. Skenario Allah ternyata gak mengizinkan kami sampai puncak.
>>>Materi#SelfMastery di #TrainingBackpackeran itu memang tak semua sy sampaikan secara eksplisit. Dan tak perlu.
>>> Karena judulnya "eksperiential learning", jd biarlah teman-teman yang improve sendiri apa insight yg bisa diambil.
>>> Sampai ketemu di#TrainingBackpackeran 2 bulan lagi ya. Prepare your self!
>>>As I said sebelumnya, petualangan TrainingBackpackeran kali ini lebih amazing,lengkap dengan para pesertanya yg gokil!
>>>Petualangannya beda, treknya beda dari sebelumnya jadi sensasinya juga beda.
>>>Dari awal sy punya feeling, ini peserta
>>>Dari awal, lika-likunya macem-macem. Mulai dari nggak dapet izin pendakian gunung gede, gak bisa survey dll.
>>>Karena gak bisa ke gn.gede, jd harus pindah gunung. Keluar nama Manglayang. Sy publish ke peserta. Disini anehnya.
>>>Saat sy katakan pindah gunung, gak ada seorangpun yg keberatan. Padahal sy ketakutan bakal ada yg mundur,protes, marah dll.
>>> Plong! Ini peserta sudah menunjukkan ke-emejing-annya, pikir sy.
>>>Itu kenapa, sy bilang tes ke-1 ttg flexibility, mereka lulus memuaskan! Outcomenya nampaknya sudah seragam.
>>>Di fase "preparing", sy publish peralatan yg perlu dibawa. Sunyi senyap. Tak ada heboh apapun. Sy deg-degan.
>>>H-6 sy publish kelompok & leadernya. Ada 2 kelompok. Kel-1 di lead oleh kang Danny, kel-2 di lead oleh bro Yossy.
>>>Yg bikin sy tercengang, mereka bergerak cepat sekali. Kordinasinya sigap. Mereka langsung kenalan, saling follow, dll.
>>>Disini antusiasme mereka diuji. Dan lagi-lagi lulus dgn mulus!
>>>Peserta training yg antusias itu jauh lebih penting dari apapun!
>>>Andai mereka tdk antusias, lalu ogah-ogahan..resiko perlengkapan gak komplit, kelaparan, lalu mati di gunung. *lebaynih*
>>>Sy hanya bilang begini, "ini acara KITA, silakan lakukan apapun yg membuat acara kita SERU!" Anda they made it!
>>>Jum'at 13Sept, jam10an. Sy bertemu : danny,yossy,niky,ramdani, di mjd.Pusdai Bdg.
>>>Dari situ kita bergerak ke mjd.Jenderal Sudirman. Senior saya dulu waktu masi jaman perjuangan dulu
>>>Di masjid ini ketemu Dody. kita shalat Jumat disini. Saya masih deg-degan disini. Ada 1 rahasia yg blm sy katakan ke peserta.
>>> Ini shalat jumat yg menakjubkan! Khutbah yg berbobot, persis keadaan yg akan kami hadapi saat ini.
>>>Mendengar khutbah ini,salah seorang peserta
>>> Khutbah itu tentang kePASRAHan pada Allah yg maha berkehendak atas segala sesuatu di jagad raya ini.
>>>Usai shalat jum'at, kita briefing. Berkenalan. Ketawa-ketiwi. Hingga sy sampaikan rahasia itu pada peserta.
>>>"Ada sesuatu yg bisa kita sebut masalah..bisa juga disebut tantangan" kata sy. "Keduanya punya konsekuensi feel yg beda"
>>>"Saya sudah ± 4kali naik gn.manglayang. Tapi, sayangnya sy gak pernah hafal jalannya!"
>>>"Kesimpulannya, kita gak ada penunjuk jalan menuju puncak Manglayang!!" Kata saya. Temen-temen peserta bengong.
>>> Ini sinting! Mau naik gunung,gak ada yg hafal jalan. Bukan mau saya. Teman yg hafal jalan mendadak gak bisa ikut.
>>>Semua teman yg pernah ke Manglayang, saat sy tanya, jawabnya seragam, "gak hafal treknya!"
>>>Satu jawaban dari kang Danny yg disepakati teman-teman lainnya, "selama itu membuat bertumbuh, kita jalan terus!"
>>>Plong! Semua sudah sepakat utk susah payah bareng-bareng. Let's rock & roll!
>>>Jam menunjukkan 13.30wib. Kami bergerak. Ada 1peserta yg dijemput di pinggir jalan cibiru; Agus.
>>>Menuju kaki Manglayang, teman-teman yg blm makan siang pada makan sop buntut di sebuah warung.
>>>Setelah shalat Asar kami bergerak ke gerbang Manglayang. Karena tak ada yg hafal jalan,kami coba bertanya ke petugas.
>>>Si petugas menggambarkan peta seadanya menuju puncak. Dengan garis titik-titik. Silang-silang utk jalan yg jangan diambil.
>>>Bismillah..kami bergerak naik dgn carrier penuh perbekalan. Rata-rata bawa beban 20an Kg.
>>>Beberapa kali kami balik arah krn ragu dgn jalan bercabang. Ada batu besar yg jadi tanda.Tapi entah yg mana. Ada banyak batu besar.
>>> Kami terus berjalan mendaki gunung, lewati lembah..tapi tak ada sungai yg mengalir indah. Apalagi samudera!
>>>Ada banyak "kambing liar" di sekitar manglayang. Sebutan temen-temen utk binatang yg selalu disebut saat orang saat memaki.
>>>Berkali-kali kami balik arah. Karena jalan bercabang yg kami temui tak sesuai peta. Akhirnya kami boykot itu peta!
>>>Mas Ramdani pakai GPS. Sy pakai kompas (kompas ini sebenarnya ga bisa juga pakenya,biar nampak serius aja.)
>>> Kami menyusuri punggung gunung. Tapi ada yg aneh. Jalannya kok seperti jarang dilalui orang.
>>>Manglayang itu gunung langganan anak-anak SMA di Bandung sebenarnya. Tapi kok treknya spt jarang dilalui orang?
>>>Sudah jam 17.30wib. Kami berdoa supaya matahari bisa lembur lebih malam, khusus hari ini. Aamiin..
>>>Tapi rupanya, matahari tetap terbenam. Sepertinya ada keperluan mendadak yg tak bisa dibatalkan demi kami. Kami sedih..
>>>Matahari pergi, kini gelap hadir. Niky mengeluarkan senter kepala. Dia paling depan. Maklum,dia hantu gunung. Kuncen gn.gede.
>>>Makin gelap, treknya malah makin edan! Sudut elevasinya ±80derajat. Naiknya sambil merangkak!
>>>Sudah ± 1,5jam kami naik. Sebenarnya normalnya 2jam itu harusnya sudah sampai puncak. Itu kalau berada di jalan yg benar.
>>>Tapi,krn kami gak tau ini jalan yg benar atau nggak, jadilah lebih lambat perjalanannya.
>>>Trek menanjak 80derajat ini betul-betul menguras tenaga. Lutut sejak tadi sudah pasang bendera putih. Nyerah.
>>> Ini lutut lemas karena jarang latihan saja. Maklum sudah beberapa tahun absen naik gunung.Stamina sebenarnya masih siap tempur.
>>>Terakhir kali saya makan hari kamis jam 12 malam. Jadi sudah 18jam sy belum bertemu makanan berat sejenis nasi dkk.
>>>Cuma gula merah& air putih saja yg masuk. Tubuh saya blm berikan sinyal lapar.
>>>Ternyata benar, tak makan = lemas itu cuma MITOS. Lapar & lemas itu murni cuma mindset yg mengatur metabolisme tubuh.
.>>> Dan sy memprogram pikiran sy utk bisa mendaki gunung tanpa makan selama 18jam. I made it!
>>>Cuma mau buktikan, kitalah penguasa pikiran kita. Kitalah yg mendobrak keyakinan-keyakinan yg merepotkan diri itu.
>>>Semua sudah sangat kerepotan dengan trek. Ranting-ranting yg diinjak sering bikin tergelincir. Minim penerangan.
>>>"Sebenarnya ga masalah jalan malam kalau kita hafal jalan. Tapi kalau gelap begini resiko juga.." Kata salah seorang.
>>>Akhirnya dengan senang hati kami menghentikan pendakian. Bikin tenda! Lutut saya kesenengan. Hureeeyy!
>>>Sebagian pasang tenda, sebagian bersihkan lapak biar rata. Sebagian bongkar perlengkapan masak.
>>>Setelah tenda tegak sempurna, kami pun shalat. Lalu masak..hmm..bukan kami sih. Cuma Agus doang ding sebenernya.
>>>Kami? Duduk santai lah! Konon chef profesional itu nggak mau diganggu kalau sedang masak. Mau sendiri aja. Ya sudah..
>>>Istri sy kebingungan waktu sy ceritakan si agus bisa masak nasi pulen di misting. Pake mentega. Enak pula.
>>>Jadilah itu candle light dinner kami yg romantis. Full moon pula. Bermenu chicken wing & telur rebus+saus cabe. Yummiee..
>>>Beres makan, sy tanya. "Mau materi atau mau tidur?", ternyata pilih materi, pake TAPI..yg ringan aja.
>>>Kita bahas metode diet yg lg meledak itu. Bahas dari sisi syariat & sisi mind technology. Banyak hal yg perlu dicermati.
>>>Hampir 3 jam diskusi malam itu. Dari 7org,menyusut jadi 6 jadi 5 dan berakhir dgn 4org. Terkapar semua.
>>>Paginya,seusai sarapan, ada kejutan. Sy dapat sms dari Budi. Peserta yg cancel ikut krn ada musibah di keluarganya.
>>>"Asslm Om Jendral, pa kabar di puncak Manglayang?eh,hr ini bro Yossy ultah lho. *ngasih tau doank,kali mau ngerjain. ekekek"
>>> Begitu bunyi smsnya. Iseng bgt. Sy langsung bikin skenario.Sy tarik Niky & kang Danny utk berkonspirasi hati..eh..itulah maksudnya.
>>>Skenarionya: Niky kehilangan handphone. Lalu Niky menuduh Yossy yg mengambil handphonenya. Sampai "panas". ˆ⌣ˆ
>>>Tapi sy pikir-pikir,kalau akting biasa gampang ketahuan. Jadi sengaja Niky di"utak-atik dikit", agar lebih meyakinkan aktingnya.
>>>"Bro..bangun..liat hape gw ngga?" Niky bangunin Yossy yg ketiduran. Nah dimulailah dramanya. Semua ikut bongkar2 nyari HP
>>>"Udahlah bro..ngaku aja..dimana hape gw.." Kata Niky. Yossy nampaknya mulai kepancing. "Buktiin aja,kalo emang gw yg ambil!"
>>> Di ending, semua nyalamin Yossy. "Met ultah bro.." Sambil ngakak-ngakak. Kena deh! Akting Niky mengagumkan!
>>>Materi sambil berjalan terus, sambil ngobrol. Semua sharing. Ada yg blm bisa move on ditinggal mantan segala..
>>>Tapi dia janji, 3bulan lagi mau ngasi undangan! :)
>>> Usai makan siang, persediaan air udah makin sekarat. Cuma sisa 2 botol kecil utk 7 orang. Jelas gak mungkin naik lagi.
>>>Akhirnya kita putuskan utk turun. Bye-bye puncak manglayang. Sambil nyeletuk "Gak ada yg punya ambisi ke puncak kan?"
>>>Kang Danny juga sepertinya perlu pulang cepat ke Jakarta karena anak beliau sedang tidak sehat.
>>>Turun sabtu sore ini sebenarnya plan B, jadi tetap by design. Outcomenya tetap terpenuhi. Training di Gn.Manglayang.
>>>Padahal kalau hafal jalan, ke puncak tinggal 1jam lagi maksimal. Skenario Allah ternyata gak mengizinkan kami sampai puncak.
>>>Materi
>>> Karena judulnya "eksperiential learning", jd biarlah teman-teman yang improve sendiri apa insight yg bisa diambil.
>>> Sampai ketemu di
Langganan:
Postingan (Atom)